Selasa, 29 Desember 2009

DIA JUGA BISA MANGATAKAN “MAAF”



Menurutku mengucapkan kata maaf itu sulit apalagi bila menurut kita tak salah. Namun hal tersebut tidak buat seorang anak tuna grahita yang aku kenal di kampusku.


Cerita bermula ketika aku usai kuliah mata kuliah antropologi pendidikan. Hari itu sangat panas, karena memang Sidoarjo sedang mengalami puncat panas-panasnya. Segera aku dan teman-teman segenk.ku menuju kantin SLB yang ada di belakang kampusku.


Suasana kantin saat itu memang sepi, yang ada hanya beberapa anak berkebutuhan khusus yang kebetulan memang tinggal di kantin itu. Dari beberapa ABK tersebut udah ada yan aku kenal, seperti Vivi dan Heri. Kedua-duanya merupakan anak tuna grahita. Heri berusia 16 tahu dean vivi berusia 14 tahun.


Karena udah gak tahan untuk menahan hausku aku langsung memesan segelas es dan merangsek duduk di bangku kosong sebelah Vivi. Tanpa aku duga, Vivi tiba-tiba saja membentakku. Dia minta aku pindah tempat duduk karena bangku tadi ia gunakan untuk meletakkan tasnya. Hah ??? ne anak serakah banget sih. Aku yang gak terima langsung aja naroh tasnya di tempat lain. Tapi Vivi masih ngotot banget naruh tasnya di bangku yang tak duduki. Tapi aku pura-pura gak debger dia ngrengek agar aku pindah tempat duduk.


Yess ! batin ku berkata. Akhirnya Vivi diam aja. Gak lama kemudian Vivi berkata padaku sambil mengulurkan tangannya


“Maaf ya. . .” kata Vivi


Aku tersentak kaget dengan kata-kata Vivi. Harusnya aku yang harus ngalah ma dia , tapi dia dengan lapang dada minta maaf ke aku. Sumpah aku ngrasa malu banget saat itu. Aku yang ngaku-ngaku calon Guru SLB malah gak bisa ngertiian apa yang anak-anak rasain dan gak bisa ngalah ma mereka. Sumpah aku ngrasa kalah n malu. .


Mulai saat itu aku mulai belajar untuk berbagi dan mulai memahami anak-anak berkebutuhan khusus. Hemm . . paling gak aku harus bisa mengalah untuk hal-hal yang kecil buat anak -anak khususnya anak tuna grahita. Karena mereka juga sama seperti kita, mereka punya perasaan dan punya rasa bersalah.

Bookmark and Share


Kamis, 24 Desember 2009

Yang Terdalam

-untukmu yang tak pernah benar-benar kumiliki-
Lama sudah aku tak melihat sosokmu, sosok jangkung yang dulu tiap pagi lewat di depan kampusku dengan vespa bututmu. Terakhir kudengar kau baik-baik saja berada satu kost dengan salah satu teman kuliahku. Aku ikut senang mendengar kau sehat tak seperti dulu. .
Entah mantra apa yang kau gunakan hingga aku tak pernah bisa benar-benar melupakanmu meskipun kini ku telah bersama orang lain. Kenangan tentangmu selalu membuatku berharap, berharap dan berharap lagi. . .
Aku tau bahwa tak seharusnya aku membicarakanmu dan mengenangmu. Tapi jari-jariku tak bisa berkompromi dengan apa yang ada di otakku. Aku menulis tentangmu. Yah tentangmu lagi. ARDIAN MANDRA PRASETYO.
Ku lepas semua yang kuinginkan/tak kan ku ulangi/maafkan jika kau kusayangi//kau telah tinggalkan hati yang terdalam/hingga tinggal cinta yang tersisa di jiwa//( peterpan-yang terdalam)”
Bookmark and Share

SAAT KAU MASIH BERSAMANYA

Gedangan, 22 Desember 2009
“hoh. . aku ndredeg rek, ada dia. .” pekik seorang temanku.
Hemmm. . aku tersenyum tersenyum simpul mendengar kata-kata itu. Satu tahun yang lalu, kata-kata sering kudengar dari mulutnya. Yah. . siapa lagi kalu bukan niken. Masih terekam jelas di memori card otakku saat dia malu-malu keluar kelas karena ada seorang kakak angkatanku yang menurut niken mirip dengan Pewenya Tahta band. Banyak hal-hal gila yang ia lakukan pash dia ngfans ma kakak angkatanku itu. Contoh kecilnya saat kita udah pulang kul, dengan setianya niken bakal nunggu anak angkatan 2007 sampai pulang karena ia hanya ingin liadh wajahnya si Pewe gadungan. Bener-bener gila !
Tapi gak lama setelah itu niken n rizki nama kakak angkatanku itu jadian (meski mbulet juga critanya). Aku ikut seneng leadh temenku sneng. . sumpah akuy seneng banget. Sejak saat itu dimanapun ada rizki disitu ada niken, dimanapun niken disitu pasti ada rizki. Hemm ibarat amplop ma lem, bulan n bintang, televise n remote, spongesbob n Patrick, dan lain sebagainya yang bkin anag-anag kampusku iri.
Rizki juga makin lama makin bisa membaur dengan temen-temen se.genk.ku . malah keg.nia dia udah jadi bagian dari genku. Hemm. . aku bersyukur bisa kenal rizki. .. aku bersyukur bisa ikut tahu antara niken n rizki. Aku belajar banyak dari mereka berdua. Aku belajar tentang sebuah pengorbanan. .
“hoh. . aku ndredeg rek, ada dia. .” pekik seorang temanku.
Hemmm. . aku tersenyum tersenyum simpul mendengar kata-kata itu. Aku tahu temanku kini bersedih karena tag bisa pertahanin hubungannya agy ma mantannya.
Bookmark and Share

PERJALANAN MENGENAL(MU)

Tiga tahun sudah perjalanan panjangku mengenalmu. Namun seperti pencarianku terhadap silsilah nenek moyangku, kau belum juga kukenal. Sekian bulan kau menemani tiap episode hidupku, menangisinya bila aku merasa kelelahan dan bahkan menertawainya bila aku melakukan kesalahan yang kau anggap lucu. Ribuan hari kau gunakan untuk berbagi cerita denganku. Mulai dari gossip-gosip artis yang sedang in di infotaiment hingga berita politik yang menggemparkan negeri ini.
Tapi entahlah, diantara jam-jam dan hari-hari bersamamu aku masih belum juga mengenalmu. Kutelusuri tiap jejak langkahmu dan seluruh desahan nafasmu tak juga ku temukan jati dirimu.
Masih kuingat jelas saat berkata bahwa kau sangat mengenalku dan memahamiku, saat itu pula aku merasa jauh darimu. Maafkan aku mas.. tak sepenuhnya ku mengenalmu. Bukan karena ku tak cinta tapi karena aku betul-betul tak tahu bagaimana cara mengenalmu.
Maafkan aku lagi mas, aku merasa ada jarak yang membuatku jauh darimu. Entah kau atau aku yang menciptakan jarak itu. Jarak yang membuatku semakin hari semakin asing darimu. Sekian kali kupaksakan untuk masuk kedalam duniamu, tapi sekian kali pula aku melakukan keonaran dalam duniamu. Maafkan aku mas. Maafkan aku. Aku hanya ingin mengenalmu.
Bookmark and Share

MY MOM LIKE MONSTER


Bookmark and Share


Pantes banget kalo keluargaku dikasih sebutan keluarga monster. Sumpah. . bukannya menjelek-jelakkan tapi ini kenyataaan. Aku sebagai anak pertama dan cewek satunya-satunya terlahir dengan gigig bertaring dua like Dracula (hehe. . draculanya berlabihan kan tiap orang emang punya taring dua). Kepribadianku bisa dibilang aneh bin ajaib. Hal itu tak bisa lepas dari peranan orang tua yang sejak kecil emang udah membentuk kepribadian dalam diriku entah mereka sadar atau tidak, terutama dari Ibukku sendiri. Aku tak bisa mendengarkan kata-kata dari orang lain karena yang aku anggap benar hanyalah diriku sendiri. Akupun tak bisa berkata dengan sopan kepada lawan bicaraku, terkadang aku berbicara dengan suara yang sangat lantang dan terkadang pula menggunakan kata-kata yang bisa bikin panas hati ( hal ini baru kuketahui dari kritik teman-teman kuliahku). Dan aku yakin semua itu adalah turunan dari Ibukku.
Tiap pagi di rumahku gak akan pernah sunyi dan tenang. Jam 05.00 Wib udah pasti akan terdengar suara cempreng si nenek sihir (tentunya suara ibukku). Ia selalu teriak-teriak menyuarakan pentingnya bersih-bersih rumah dan lain sebagainya mengenai ketidakpuasannya tentang aku.
Pandanganku tentang seorang ibu yang lemah lembut dan welas asih selalu berubah tiap kali ibukku sendiri mengomel tentang kebersihan rumah dan rasa kecewanya tentang aku. Tiap kali ia meluapkan amarahnya aku selalu melihat melihat sosok monster berdarah dingin, berlendir, memiliki kuku dan taring-taring tajam, yang siap menerkamku dalam diri ibukku. Ia sama sekali tak akan ingat apapun bila sudah marah padaku.
Ia tak akan pernah ingat bagaimana sebenarnya sifat dan kebiasaan dia sendiri yang membuatku menjadi sosok tak memuaskan untuknya. Ia lupa bahwa dari kecil aku sudah terbiasa dilayani olehnya yang takut melepaskan diriku sendiri, terbiasa melihat dia bangun siang pula sehingga kinipun aku sering bangun siang.
Maafkan aku bu bukan maksudku menjelekkanmu. Hanya saja aku tak tau bagaimana menghadapimu. . .

TEMANKU, MANTANNYA DAN AKU.


*gambar yan sempet diambil saat Niken ma mantannya masih baik-baik ajan ini hari terakhir mereka pacaran. (HAHAHA. . kadang aku masih nangis ngeliat foto ini, sualnya berharap mereka bisa bersatu lagi. Hemm aku kug corny beud yyah)*

Tau gak kenangan itu ibarat kado pertama yang kita dapetin waktu kecil dlu. Kenapa ?? sualnia apapun isi dari kado tersebut kita gak akan pernah lupa bahkan udah terekam di alam bawah sadar kita. Begitu pula dengan kenangan apapun rasa dari kenangan tersebut kita akan selalu ingin mengulanginya kembali dan akan terus dan terus mengingatnya. Kita juga gak bisa menolak adanya kenangan dalam diri kita sekalipun kita mencoba sekeras apapun untuk menghapus kenangan dalam memori kita.
Seperti yang ku alami sore itu. Sebenarnya iseng-iseng mau ngedit foto jadi aku buka-buka folder foto-foto lama yang mungkin bisa aku edit. Gak sengaja aku ngeliat foto niken ma mantannya yang juga menjadi kakak angkatanku di kampus. Jadi ketawa sendiri kalo inget-inget hari pas kita ambil foto itu.
Waktu itu aku dan teman-teman angkatan kuliahku sedang ngadain temu akrab ma mahasiswa baru di pacet. Yah.. semacem ospek gitu lah. Pas itu niken ma mantannya lagi hangat-hangatnya memperbaiki hubungan mereka yang sempet kisruh . Aku suka ngeliat mereka berdua karena mereka salah satu pasangan favoritku setelah pasangan Dian Nitami dan Anjasmara ( hehehe. . aku jadul beud yya). Tapi tragedy terjadi habis acara temu akrab berlangsung. Niken putus. . dan tau gak, harusnya yang nangis kan Niken soalnya dia yang putus . tapi aku malah nangis histeris denger kabar kalo mereka putus, sueerr aku kecewa. Aku punya harapan mereka bakal bisa lanjutin hubungan yang tak direstui itu. Dan faktanya mereka berhenti. Yah. . bisa dimaklumi mungkin niken dah capek jalani hubungan yang backstreet. Teap hari sembunyi-sembunyi melulu kayak maenan anak kecil aja. Tyuzt belum lagi Niken harus boong sana boong sini biar bisa berduaan ma mantannya.
Sekarang niken udah mulai menata hatinya lagi. Kayaknya dia udah siap nerima cowok menarik, mapan n matang di hidup barunya ( tentunya dengan ijin mamanya). Aku sebagai temennya ikud senang leadh dia udah mulai membaik meskipun masih ada rasa nyesel kenapa mereka harus putus.. tapi biarin ahh. . biar itu jadi kenangan mereka, teman-temannku, dan aku tentunya.

Minggu, 20 Desember 2009

Resolusi Baru. !

17 November 2009

Aku disuruh diet ma temen-temennya pacarku ndiri. WHAT ??? memalukan banmget kan. . sumpah rasanya kaiag ditampar ma besi satu ton . ceritanya gni. (pasang wajaah serius)
Siang itu ditengah-tengah keseriusanku mendengarkan penjelasan dosen tiba-tiba sebuah sms masuk tak diundang. Perlahan kubuka sms tersebut dan aku langsung teriak dan menangis histeris saat membaca is isms tersebut . hehehe gak hibol kaiag gtu kug. Yang bener aku ketawa ngakak baca sms yang ternyata dari ari anak tekhnik sipil yang juga temennya p-man. Isi sms tersebut tak kurang n tak lebih keg gini :
Riz, menurutku n temen2 kamu sebaiknya diet dde.
Jan marah yya. .
Hoahh.. . sumpah aku malu beud. Berarti aku diperhatiin dund. Arrrghhh jadi GR . ^_^ sms ntu jadi buad ak mikir dde. Kaiagnia emang da waktunya aku wad ngecilin badanku. Ada daftar resolusi baru nih. HARUS TURUNIN BERAT BADAN . !!! hukumnia wajib ain. Kalo dilanggar dosa. !!

Mahasiswa Bodoh . hahhahah .

16 november 2009

Mata kuliah Pendidikan Jasmani kali ini aku dan teman-temanku bermain loncat tali. Yah loncat tali menggunakan karet gelang yang disusun panjang. Aku beserta kelompokku diwajibkan melakukan permainan ini dengan baik. Buatku n teman-teman cewek yang lain main loncatan merupaka hal yang udah biasa banget. Berbeda dengan temanku cowok seperti Mursyid dan Perdana. Awalnya mereka protes melakukan permainan loncatan. Iya juga sih, masa cowok main loncatan n? bencong banget kan ?
Tapi akhirnya mursyid mau juga maen loncatan . malah ia terlihat sangat antusias. Tiap kali maen dia pasti kegirangan setengah mampus kayak mau dapat mobil swift idamanku. Dan yang paling nggilani poooll saat dia lompat, iuugzz cewek banget. Bayangin coba dengan gaya lebaynia (yah mirip-mirip bencong di taman lawang gitu.lah) ia lompat tyuzt triak awww. . . Arrrrghhh gak habis pikir dde, tuh anak otaknya kena apa sih ? abis kesetrum ato kesambet setan bencong di kampusku sih ?
Beda banget ma perdana, ia gak mau beneran maen loncatan. Ia bersikeras kalo loncatan itu maenan cewek gak pantes buat dimainin cowok. Tapi tuntutan nilai membuat aku dan teman-temanku memaksa dia . bahkan Niken sampe mbujuk perdana pake permen sarap banget kan. Perdana juga gak mau kalah ngotot menolak ikut maen. Ia sampe nangis dan teriak-teriak bilang “ibu. .. . aku digodain mbak2 diajakin maen loncatan!!!!” hahhahha gak segitunya juga ding.
Akhirnya aku dan temen ngaku kalah ke Perdana sambil ngibarin bendera putih. Tapi aku n temen-temen gak sebegitu nyesel kug gak isa mbujuk Perdana, karena pash maen loncatan kita isa ngancem Perdana kalo dia aneh-aneh dia harus maen loncatan gak boleh “popok bawang” alis jadi terus. Tau gak ekspresinya waktu aku ma temen-temen ngancem dia ? hahhahaha lucu banget . kayak habis ngeliat setan sunder bolong atau pocong. Sayang gak sempet ambil gambar mukanya dia pash juelek banget.
Habis bermain loncat tali, aku ma anak-anak maenan kotak pos. hemm jadi inget masa lalu pash aku masih kecil Cuma pake celana dalam plus singlet bintang-bintang maen kotak pos di depan rumah . ne lagu dari permainan kotak pos ini :
“Kotak pos belum diisi
Mari kita isi dengan misi-misian
Mbak uuk minta huruf apa ?
Mbak uuk minta huruf D lama-lama menjadi
Dokar. . !!!”
Setelah menyanyi aku dan teman-teman berlarian kesana kemari karena saat itu yang jadi Perdana. Seru banget . . kalo di analogikan mirip banget ma manusia ngejar ayam. Perdana manusianya, aku ayamnya. Hahahaha jadi pas dikejar aku teriak-teriak. . . mirip banget dah ma ayam yang takut mau dipotong di jadiin sate. Hehehhe.
Hari ini secara tak langsung aku dan teman-teman sudah ikut melestarikan kebudayaaan bangsa dengan bermain permainan daerah yangt kini8 mulai punah.
Hidup Indonesia . !!!!!!

Senin, 16 November 2009

Observasi Anak Tuna Grahita Sedang


A.                 IDENTITAS ANAK
Nama                                                : M. Adam Amri Gunarsya
Nomer induk                         : 050129
Jenis kelamain                                     : Laki-laki
Alamat                                              : Perum Graha Al-Ikhlas P.4 Jl. Haji Syukur
                                                           P.4 Juanda
Tempat Tanggal lahir              : Surabaya, 20 Juli 1998
Warga Negara                                   : Indonesia
Agama                                              : Islam
Pendidikan/kelas                                : SLBN Gedangan Sidoarjo/5 SD
Anak urutan ke                                  : 1 dari 2 bersaudara
Jenis kecacatan                                  : C
Diterima di Sekolah ini ini                   : C.1 sejak juli 2005
Nama Ayah                                       : Anang Aminudin
Pekerjaan                                          : Swasta
Nama Ibu                                          : Ita Rinawati
Pekerjaan                                          : Ibu rumah tangga
Kegiatan Ekstra                             : Pramuka

A.                 LATAR BELAKANG
Manusia secara hakiki adalah merupakan makhluk social. Sejak lahir ia membutuhkan pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan biologisnya, makanan, minuman dan lain-lainnya.
Dan dalam pribadii manusia, pada dasarnya memiliki Super Ego yang berkembang terus-menerus selama ia hidup.Super-Ego yang terdiri atas hati nurani, norma-norma, dan cita-cita pribadi itu tak mungkin terbentuk dan berkembang tanpa manusia itu bergaul dengan manusia lainny, sehingga sudah jelas bahwa tanpa pergaulan social, manusia itu tidak dapat berkembang sebagai manusia yang selengkap-lengkapnya.
Hal tersebut berlaku pula bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus khususnya anak tunagrahita. Anak tunagrahita ini memilki Super-Ego pula. Jadi merekapun perlu melakukan interaksi social dengan keluarganya, masyarakat, dan kelompoknya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka. Meskipun dalam beberapa hal mereka berbeda dengan orang normal kebanyakan, mereka juga memiliki beberapa perilaku social yang mereka gunakan untuk melakukan interaksi social.
Akan tetapi ada beberapa perilaku social anak tuna grahita yang berbeda dengan anak normal lainnya bahkan bisa dikatakan menyimpang dari perilaku anak normal.
Saat ini, lingkungan melihat anak tunagrahita sebagai individu yang aneh, memiliki kekurangan dan tidak dapat berkarya. Penilaian yang demikian mengakibatkan anak tunagrahita benar-benar kurang berharga dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosialisasinya.  Adanya hambatan dalam perkembangan sosialisasi mengakibatkan  kecenderungan menyendiri serta memiliki sifat tertutup.
Dari pengamatan yang dilakukan oleh penulis anak tuna grahita khususnya Adam, mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan orang-orang yang baru dikenalnya. Ia cenderung pemalu dan pendiam saat bertemu dengan orang yang baru dikenalnya. Bahkan untuk menyebutkan namanya sendiri ia tidak mau. Anak juga sangat kesulitan untuk mengungkapkan apa yang di inginkannya pada orang lain karena anak sangat tertutup dan tidak responsive.
Akan tetapi dalam lingkup kelas, Adam termasuk anak yang aktif dan suka bergaul. Anak suka membantu temannya dalam mengerjakan tugas sekalipun tugasnya sendiri belum selesai. Sesekali anak juga senang mengganggu teman sebangkunya , sehingga terkadang menjadi pemicu pertengkaran antara anak dan temannya.
Di dalam kelas, anak kurang berani dalam menunjukkan kemampuannya. Ia juga cenderung gampang menyerah dan tunduk pada perlakuan teman sekelasnya. Seperti contohnya saat kertas kerajinannya di rebut oleh temannya, anak hanya meminta dan seterusnya ia pasrah apakah kertas kerajiannya dikembalikan padanya atau tidak. Dan anak akan acuh saat ia menemukan suatu hal yang menarik untuk dikerjakan. Ia tidak merespon apapun bentuk panggilan dan gangguan yang ditujukan padanya.
Akan tetapi hal tersebut tidak membuat teman-teman sekelasnya membenci dan menjauhinya. Teman-teman sekelasnya juga simpati pada Adam karena ia suka menolong dan tidak pamrih.
Bila dengan guru kelasnya , anak cenderung suka membantah apa yang diterangkan padanya. Akan tetapi hal tersebut akan berbeda saat ia diberi tugas oleh guru. Ia akan mengerjakan tuganya apabila sudah diperintah oleh guru. Anak sangat tergantung pada orang lain dalam mengawali suatu tindakan atau pekerjaan. Ia senang bila sudah dipaksa oleh gurunya. Dengan begitu ia merasa bahwa ia juga diperhatikan oleh gurunya.
Dalam lingkup sekolah Adam kurang bisa bersosialisasi dengan murid lainnya. Ia lebih suka menyendiri dan melihat-lihat hal-hal yang menarik baginya. Adapun ia bermain, maka ia hanya akan bermain dengan murid-murid yang sekelas dengannya dan murid yang kelasnya lebih rendah. Hal ini merupakan salah satu efek dari lemahnya mental anak tunagrahita sehingga lebih suka bermain dengan anak yang lebih rendah usianya. Anak akan merasa takut dan merasa dikucilkan bila ia bermain dengan anak –anak yang lebih tua atau sebaya.
Di rumah, anak juga bermain dengan adiknya saja, baik itu bermain Playstation maupun hanya sekedar bercanda. Umur anak dengan adiknya selisih 2 tahun saja. Namun dalam interaksi antara Adam dan adiknya disini, yang menjadi penuntun dan penjaga adalah adiknya bukan Adam. Ini dikarenakan adiknya memiliki intelegensi yang normal sehingga diknya mampu membantu dan mengarahkan Adam yang terkadang sering bersikap kekanak-kanakan.
Terkadang Adam diajak bermain keluar oleh adiknya. Di situlah anak bermain dengan anak-anak normal lainnya. Anak-anak normal lainnya bisa menerima keadaan anak dengan baik. Namun ada beberapa yang terkadang mengolok-olok keadaan anak sehingga menimbulkan rasa rendah diri pada anak dan akhirnya ia menutup diri dari pergaulan dengan anak normal.
Adapun ia bermain dengan anak normal ia akan bermain dengan anak yang usianya berada jauh dibawahnya. Karena dengan anak-anak yang lebih rendah usianya itulah anak bisa berinteraksi tanpa harus menerima olok-olokan yang membuat psikisnya down. Bila bermain dengan anak-anak yang berusia dibawahnya, ia bisa lepas mengekspresikan jiwa bermainnya.
Beberapa Perilaku yang cenderung menyimpang dari anak normal tersebut sangat tidak menguntungkan bagi anak tunagarahita, oleh sebab itu, dalam penelitian ini akan dikaji tentang bagaimana perilaku sosial anak tunarungu jika ditinjau dari segi sosiologi dan antropologi.


  1. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : “Bagaimana perilaku seorang anak tunagrahita dalam bersosialisasi jika ditinjau dari segi sosiologis dan antropologi”

  1. TUJUAN PENGAMATAN
Tujuan pengamatan dalam penyusunan laporan ini adalah :
1.            Untuk mengumpulkan bahan dan data tentang riwayat ekologis anak agar penerapan pembelajaran dapat dilaksanakan dengan tepat.
2.            Untuk mengkaji dan menganalisis ada tidaknya hubungan antara riwayat sosiologis dan antropologis terhadap perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari.


PEMECAHAN MASALAH
Apa yang dialami oleh Adam tentu saja  tidak kita harapkan terjadi pada anak lainnya.  Setidaknya ada pencegahan yang terlebih dahulu dilakukan sebelum seorang anak terlanjur menutup dirinya dari interaksi luar dan acuh pada linkungan. Namun jika pencegahan terlambat dilakukan, penanganan yang tepat masih bisa dilakukan asalkan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Adapun saran yang dapat diberikan melalui kajian ini sebagai berikut :
1.      Pemberian kasih sayang yang utuh dari orang-orang terdekat.
2.      Menyediakan sarana dan prasarana untuk pembinaan bicara bagi Adam.
3.      Dorongan dan dukungan orang-orang terdekat untuk membantu memperhatikan dan berusaha mencukupi kebutuhan Adam sehari-hari.
4.      Perlu adanya peningkatan hubungan interpersonal antara guru di sekolah dengan lingkungan keluarga.
5.      Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Adam untuk dapat bergabung dengan lapisan masyarakat dalam berbagai kegiatan.



Bookmark and Share


Jumat, 25 September 2009

KOMITMEN

aku gak tau hrus crita mulai dari mana . sekarang ini yang jelas statusku not single again. sekarang aku mencoba menjalin sebuah hubungan yang aku sendiri tak tahu harus menyebutnya apa. mash firman . begitulah aku memanggilnya. seseorang yang tiga tahun ini menemaniku dalam suka maupun duka. hehhehe kayaknya berlebihan banget yya.
aku memulai untuk serius menjalani hubungan ini semsta-mata karena lelah bermain-main dengan cinta dan lelah dipermainkan cinta. hal pertama yang aku lakukan adalah meyakinkan mas firman lagi agar ia percaya bahwa aku yang sekarang sudah jauh berbeda denagan "rizka" yang dulu. "rizka" yang kemaren2 menyakiti hatinya karena lebih memilih mencintai orang lain y6ang sama sekali tak mencintainya, "rizka" yang dulu lebih suka berkumpul dengan kawan2nya dan tiada waktu meskipun hanya sekedar untuk berbagi cerita dengannya.
memang sangat sulit buatku untuk meyakinkan mas firman bahwa aku benar0benar ingin serius dan menetapkan satu hatiku utuknya. tapi itu udah jadi resiko yang harus aku terima setelah sekian lama menyakitinya. semoga saja apa yang aku jalani saat ini adalah baik bagiku.
dan aku harus melupakan seseorang yang pernah aku cintai mati-matian . semua ini demi kebahagianku. . yah demi kebahagiaanku. !

Senin, 29 Juni 2009

Hari yang melalahkan

Hari ini aku awali dengan sebuah kegelisahan. huft. . ini kali pertama aku harus bener-bener berperan sebagai guru yang baik. Yah. . hari ini saatnya membagikan rapot utuk murid-muridku. dari awal aku sudah melakukan kesalahan. kemarin ibu udah ingetin aku supaya lekas menyelesaikan rapot anak-anak. Tapi apa yang aku lakuin, aku lebih sibuk main dengan teman-temanku riwa-riwi kesana kemari. Surabaya- gresik, Gresik-surabaiia. hingga aku bener-bener lupa kewajibanku untuk membuat hasil evaluasi anak-anak.
Satu hari aku buat untuk ngelembur semua rapot anak-anak. padahal aku tahu kalu seandainya aku kerjakan satu hari pasti hasilnya tidak maksimal. dan benar. . semuanya acak-acakan. rapot muridku kurang 6 lembar dengan terpaksa aku ambil tadi pagi dan pagi-pagi sekali aku harus minta tanda tanggan kepala sekolah. . Aku ngerasa gagal. . .

Selasa, 23 Juni 2009

Membuatmu berarti

Semalem aku telfon kamu sekedar untuk melepas kerinduan yang selama ini menggedor-gedor otak di kepalaku. Kamu protes ke aku kenapa gak pernah nanyain kabar dan kondisimu. maafkan aku, bukan maksudku buat menjauh atau melupakanmu. Aku hanya gak ingin kecewa kalo kamu gak bales sms ku. maafkan aku ....
semalem.. kamu bilang ke aku suatu hari ingin ngomong penting padaku. hemm suatu hari.. yah suatu hari itu akan membuatku bertahan untuk mencintaimu. suatu hari itu akan membuka semuanya. antara aku, kamu dan kita. Suatu hari yang akan menentukan siapa kamu...